Ternaini biasa dikenal dengan istilah herba. Herba merupakan tumbuhan (pendek, kecil) yang mempunyai batang basah karena mengandung banyak air dan tidak mempunyai kayu (Kamus Bahasa Indonesia). Definisi lain misalnya herba adalah tumbuhan yang tidak memiliki batang berkayu di atas permukaan tanah. Contohnya temulawak, ciplukan, dan lain-lain.
Pertumbuhanpada tumbuhan terjadi di daerah meristematis. Meristematis adalah titik tumbuh, yaitu bagian yang mengandung jaringan meristem. Jaringan meristem terletak di ujung batang, ujung akar, dan kambium. Baca juga: Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia. Pertumbuhan pada tumbuhan dibedakan menjadi dua macam, yaitu pertumbuhan primer dan
Padahewan, pertumbuhan dan perkembangan terjadi di seluruh bagian tubuh, sedangkan pada tumbuhan, pertumbuhan dan perkembangan hanya pada bagian tertentu saja. Pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan berbiji diawali dengan pertemuan antara sel kelamin jantan dan sel kelamin betina, menjadi biji, berkecambah, tumbuh menjadi tanaman kecil
Tanamanwortel (Daucus carota L.) perlu mendapakan unsur hara yang cukup, maka pemupukan terhadap tanaman wortel perlu dilakukan, cara pemupukan yang baik adalah dengan menyebarkan secara merata dalam alur – alur atau garitan – garitan dangkal atau dimasukkan ke dalam lubang pupuk (tugal) sejauh 5-10 cm dari batang wortel, kemudian luang
CobaBandingkan Daun Tanaman Padi Dengan Daun Singkong Untuk Melihat Secara Jelas Perbedaan Daun Dari Kedua Jenis Tumbuhan Ini. Tumbuhan dikotil memiliki biji yang terbelah dalam beberapa bagian (2 atau lebih), sedangkan biji monokotil tidak memiliki belahan. Dari perbedaan kedua tentunya memilki banyak perbedaan lainnya, karena memang keduanya
Pertumbuhanyang menyebabkan batang batang dan akar tumbuhan bertambah tinggi atau panjang. ~ meristem apikal terbagi atas 3 daerah yaitu daerah pembelajan, daerah pemanjangan dan daerah differensiasi. teori yang menyatakan bahwa titik tumbuh akar dan batang pada tumbuhan terdiri atas 2 zona yang terpisah susunannya, yaitu tunika dan korpus.
Pertumbuhanmembesar pada tumbuhan dikenal pula dengan istilah meristem sekunder Jaringan pertumbuhan (meristem) dibagi 2, meristem primer (tumbuh ke arah atas atau ke bawah), merupakan aktivitas pucuk daun dan akar meristem sekunder (tumbuh ke arah samping), merupakan aktivitas kambium Jawaban: C ------------#------------ Semoga Bermanfaat
thQ8L. Zat Pengatur Tumbuh ZPT adalah zat yang digunakan untuk mengatur kecepatan tumbuh tanaman dengan cara mengendalikan proses biologi dalam jaringan tanaman. ZPT berperan sebagai perangsang, pemacu, atau menghambat pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Walaupun ZPT diperlukan dengan konsentrasi kecil namun peran ZPT sangat dibutuhkan. Zat Pengatur Tanaman tidak lepas dari istilah Hormon Tumbuhan atau pernah dikenal juga dengan nama Fitohormon. Hormon Tumbuhan adalah sekumpulan senyawa organik bukan hara, baik yang terbentuk secara alami ataupun yang dibuat oleh manusia. ZPT dengan unsur hormon alami biasanya disebut dengan istilah Fitohormon, senyawa organik yang bukan hara. Hormon ini dalam kadar sangat kecil dapat mendorong, menghambat, atau mengubah pertumbuhan, perkembangan dan atau pergerakan tumbuhan. Fitohormon secara alami terletak di beberapa bagian tumbuhan, seperti akar, daun, batang, dan buah. Secara kuantitas, dalam jumlah yang sedikit, ZPT dapat memacu, menghambat dan dapat merubah proses proses fisiologi, morfologi, dan biokimia tanaman. Hormon Tumbuhan / Fitohormon ini selanjutnya dikenal dengan nama Zat pengatur Tumbuh Plant Growth Regulator untuk membedakannya dengan hormon pada hewan. Zat Pengatur Tumbuh ZPT mempunyai peranan penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman. I. Jenis-Jenis Zat Pengatur Tumbuh Saat ini, ZPT Tanaman dikenal atas lima kelompok utama, yaitu Auksin auxins, Sitokinin cytokinins, Giberelin gibberellins, GAs, Etilena etena, ETH, dan Asam Absisat abscisic acid, ABA. Auksin, Sitokinin, dan Giberelin bersifat positif bagi pertumbuhan tanaman pada konsentrasi fisiologis, Etilena dapat mendukung maupun menghambat pertumbuhan, dan Asam Absisat merupakan penghambat inhibitor pertumbuhan. ZPT sintetik ada yang memiliki fungsi sama dengan ZPT alami, meskipun secara struktural berbeda. Dalam praktik, seringkali ZPT sintetik yang dibuat manusia lebih efektif atau lebih murah bila diaplikasikan untuk kepentingan usaha tani daripada ekstraksi ZPT alami. Jelasnya ZPT sintetik lebih praktis dalam aplikasinya dan kandungan ZPT nya sudah diketahui dengan pasti, berbeda dengan ZPT alami yang belum terukur kandungannya. Dari 5 kelompok utama ZPT dibagi menjadi 3 kelompok lagi berdasarkan sifatnya yaitu ZPT mendukung pertumbuhan tanaman positif Auksin,Sitokinin, dan Giberelin ZPT menghambat inhibitor pertumbuhan Inhibitor / Asam Absisat ABA ZPT dapat mendukung maupun menghambat pertumbuhan Etena 1. Auksin Auksin merupakan ZPT yang berperanan dalam perpanjangan sel pucuk/tunas tanaman. Selain memacu pemanjangan sel yang menyebabkan pemanjangan batang dan akar, peranan auksin lainnya adalah kombinasi auksin dan giberelin memacu perkembangan jaringan pembuluh dan mendorong pembelahan sel pada kambium pembuluh sehingga mendukung pertumbuhan diameter batang. Auksin mempengaruhi pertambahan panjang batang, pertumbuhan, diferensiasi dan percabangan akar, perkembangan buah, dominansi apikal,fototropisme dan geotropisme. Selain itu auksin IAA sering dipakai pada budidaya tanaman antara lain untuk menghasilkan buah tomat, mentimun dan terong tanpa biji; dipakai pada pengendalian pertumbuhan gulma berdaun lebar dari tumbuhan dikotil di perkebunan jagung dan memacu perkembangan meristem akar adventif dari stek mawar dan bunga potong lainnya. Selain manfaat auksin, terdapat bahaya yang bisa di timbulkan dari pemberian hormon auksin ini. Ketika pemberian Auksin melebihi dosis, Auksin mengkoordinasi banyak pertumbuhan dan perilaku siklus hidup tumbuhan. Peran manusia dalam penggunaan auksin ini salah satunya sebagai herbisida. Ini dapat mengganggu keseimbangan dan pertumbuhan alami tanaman. Secara spesifik peran Auksin antara lain Meningkatkan sintesis protein, Pembelahan dan pengembangan dinding sel. Perpanjangan akar root initiation. Pertumbuhan batang stem growth. Pertumbuhan buah fruit growth. Merangsang partenokarpi, yakni kondisi dimana buah terbentuk tanpa pembuahan polinasi. Pada buah partenokarpi, jumlah kandungan hormon Auksinnya sangat banyak. Merangsang dominasi apikal tunas atas. Apabila dilakukan pemotongan topping pada ujung tunas batang maka akan tumbuh tunas baru pada ketiak daun tunas samping/lateral. Contoh merk dagang ZPT Auksin Atonik, Ratu Biogen SL, Kelpak 11/0,031SL, Root most, Root up, Ratu Biogen SL, dan Rootone-F. 2. Sitokinin Sitokinin berperanan dalam pembelahan sel sitokinesis. Golongan sitokinin, sesuai namanya, merangsang atau terlibat dalam pembelahan sel. Senyawa dari golongan ini yang pertama ditemukan adalah kinetin. Sitokinin alami misalnya kinetin dan zeatin, Sitokinin alami dihasilkan pada jaringan yang tumbuh aktif terutama pada akar, embrio dan buah. Sitokinin yang diproduksi di akar selanjutnya diangkut oleh xilem menuju sel-sel target pada batang. Kinetin banyak ditemui pada bulir jagung yang muda, sedangkan zeatin banyak ditemui pada air kelapa. Sitokinin berperanan dalam mempengaruhi pertumbuhan dan diferensiasi akar, mendorong pembelahan sel dan pertumbuhan secara umum, mendorong perkecambahan dan menunda penuaan. Secara spesifik peran hormon Sitokinin antara lain Bersama dengan Auksin dan Giberelin merangsang pembelahan sel-sel tanaman. Merangsang morfogenesis inisiasi/pembentukan tunas. Merangsang perluasan daun yang dihasilkan dari pembesaran sel atau merangsang pemanjangan titik tumbuh daun. Merangsang pembentukan akar cabang. Menghambat proses penuaan senescence daun. Mematahkan dormansi biji. contoh merk dagang ZPT Sitokinin Inducer 10 SL, Kelpak 11/0,031SL 3. Giberelin Giberelin merupakan ZPT yang berperan dalam mendorong perkembangan biji, perkembangan kuncup, pemanjangan batang dan pertumbuhan daun, mendorong pembungaan dan perkembangan buah, mempengaruhi pertumbuhan dan diferensiasi akar. Giberelin dikenal juga dengan nama asam giberelat, mempunyai peranan dalam pembelahan sel dan atau perpanjangan sel tanaman. Senyawa pertama yang ditemukan memiliki efek fisiologi adalah GA3 asam giberelat 3. GA3 merupakan substansi yang diketahui menyebabkan pertumbuhan membesar pada padi yang terserangfungi Gibberella fujikuroi. Giberelin juga berperan dalam memacu pembungaan pada beberapa tanaman, mematahkan dormansi biji serta memcu perkecambahan biji. Secara spesifik peran hormon Giberelin antara lain Mempercepat proses pembelahan sel Merangsang pembungaan Merangsang perkecambahan biji Merangsang terjadinya buah partenokarpi Mematahkan dormansi benih contoh merk dagang ZPT Giberelin GA3 Gibraco, Progib 20 SL, Bigest 40 EC, Super gib 20 TB dan Gibgro 20 SP. 4. Etena Etena atau dikenal juga dengan nama Etilena merupakan zat pengatur tumbuh yang berwujud gas pada suhu dan tekanan ruang. Etena berperan dalam mempercepat pemasakan buah. Contohnya dengan pemeraman, merupakan usaha untuk menaikan konsentrasi Etilena di sekitar jaringan buah sehingga buah cepat masak. Contoh lainya adalah pengarbitan pada pemeraman akan usaha pembentukan Asetilena Gas Karbid yang di udara akan tereduksi oleh gas Hidrogen menjadi Etilena. Contoh Etilena yang sudah dibuat orang antara lain Ethepon asam 2-kloroetil-fosfonat yang diperdagangkan dengan nama Ethrel dan beta-hidroksil-etilhidrazina BOH. Etilena juga dapat menyeragamkan pembungaan pada tanaman semusim, misalnya pada tanaman nanas. Secara spesifik peran hormon Etena antara lain Mempercepat proses pematangan buah. Menghambat perpanjangan batang elengation growth dan akar pada beberapa spesies tanaman. Menstimulasi perkecambahan. Mendukung terbentuknya bulu-bulu akar. Mendukung proses pembungaan pada nanas. Menghambat transportasi Auksin secara basipetal dan lateral. Mekanisme timbal balik secara teratur, dengan adanya Auksin yaitu konsentrasi Auksin yang tinggi. 5. Inhibitor / Asam Absisat Inhibitor merupakan zat pengtur tumbuh yang berperan dalam penghambatan proses biokimia dan proses fisiologis bagi aktivitas keempat Zat Pengatur Tumbuh ZPT diatas. Secara alami Inhibitor adalah asam absisat ABA, yang selanjutnya diproses menjadi metabolit ABA . Inhibitor sintetik yang dibuat untuk menghambat metabolisme atau menunda metabolisme tanaman antara lain MH 2-kloroetil amonium klorida, Contohnya Cyocel dan Chlormequat,SADH, ancymidol, asam triiodobenzoat TIBA dan morphacyn. contoh merk dagang ZPT Inhibitor / Asam Absisat Hormax 2,1 SL, Socepas 235 SL II. Penutup Masing-masing ZPT tersebut mempunyai fungsi dan peran yang spesifik. Tentunya pemilihan ZPT tergantung pada output atau hasil akhir seperti apa yang diinginkan. Pengenalan terhadap berbagai ZPT sangat penting agar kita lebih familiar sehingga jika mengaplikasikanya pada suatu saat nanti tidak mengalami kesulitan. Yang perlu Anda ketahui secara singkat tentang ZPT adalah jenisnya, manfaatnya dan bagaimana mengaplikasikannya. Sumber Cybex Pertanian, Belajar Tani, Agrotani Cipanas
DAFTAR ISI 1Pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhanPertumbuhan dan Perkembangan pada TumbuhanPertumbuhan primer dan pertumbuhan sekunderFaktor-Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangana. Faktor luarb. Faktor dalam Pertumbuhan adalah proses kenaikan volume yang bersifat irreversibel tidak dapat balik, dan terjadi karena adanya pertambahan jumlah sel dan pembesaran dari tiap-tiap sel. Pada proses pertumbuhan biasa disertai dengan terjadinya perubahan bentuk. Pertumbuhan dapat diukur dan dinyatakan secara kuantitatif. Perkembangan adalah proses menuju dewasa. Proses perkembangan berjalan sejajar dengan pertumbuhan. Berbeda dengan pertumbuhan, perkembangan merupakan proses yang tidak dapat diukur. Dengan kata lain, perkembangan bersifat kualitatif, tidak dapat dinyatakan dengan angka. Organisme disebut telah dewasa apabila telah mampu berkembang biak secara generatif. Pada tumbuhan, hal itu ditandai dengan terbentuknya bunga. Sedang pada manusia dan mamalia lainnya ditandai dengan telah berkembangnya gonade yang menghasilkan sel-sel kelamin gamet. Pada pria ditandai dengan dimulainya produksi sel sperma oleh testis, dan pada wanita menghasilkan ovum sel telur yang dibentuk di ovarium. Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan Pada tanaman, pertumbuhan dimulai dari proses perkecambahan biji. Perkecambahan dapat terjadi apabila kandungan air dalam biji semakin tinggi karena masuknya air ke dalam biji melalui proses imbibisi. Apabila proses imbibisi sudah optimal, dimulailah perkecambahan. Struktur yang pertama muncul, yang menyobek selaput biji adalah radikula yang merupakan calon akar primer. Radikula adalah bagian dari hipokotil. Pada bagian ujung sebelah atas terdapat epikotil calon batang. Berdasar letak kotiledonnya, ada dua jenis perkecambahan yaitu tipe epigeal, dan tipe hipogeal. Perkecambahan tipe hipogeal Perkecambahan tipe epigeal Pertumbuhan primer dan pertumbuhan sekunder Biji yang sudah berkecambah akan segera diikuti oleh pertumbuhan primer karena pada pucuk dan ujung akar terdapat jaringan yang bersifat meristematik selalu membelah. Pemanjangan ujung akar dan ujung batang tersebut disebut pertumbuhan primer. Pada tumbuhan dikotil terdapat jaringan kambium yang merupakan meristem sekunder akan menyebabkan terjadinya pertumbuhan sekunder membesar. Kambium akan membelah ke arah luar membentuk kulit kayu floem, dan membelah ke arah dalam membentuk kayu xilem. Pada monokotil tidak terdapat kambium sehingga hanya mengalami pertumbuhan primer saja. Pertumbuhan primer dan sekunder berlangsung terus menerus selama tumbuhan tersebut hidup. Faktor-Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan Pertumbuhan pada tumbuhan dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu a. Faktor luar Faktor luar adalah materi atau hal-hal yang terdapat diluar tanaman yang berdampak pada tanaman itu, baik secara langsung ataupun tidak langsung. Termasuk ke dalam faktor luar adalah cahaya, temperatur, air, garam-garam mineral, iklim, gravitasi bumi, dan lain-lain. 1. Nutrisi Tumbuhan memerlukan unsur mineral dengan jumlah tertentu. Unsur yang diperlukan dalam jumlah banyak disebut unsur makro, sedangkan unsur yang diperlukan dalam jumlah sedikit disebut unsur mikro. 2. Cahaya Cahaya mutlak diperlukan oleh semua tumbuhan hijau untuk melakukan fotosintesis, tetapi pengaruhnya terhadap pertumbuhan perkecambahan tumbuhan adalah menghambat, karena cahaya dapat menyebabkan terurainya auxin sehingga dapat menghambat pertumbuhan. Hal ini dapat dibuktikan apabila kita meletakkan dua kecambah, yang satu di tempat gelap dan yang lain di tempat terang. Dalam jangka waktu yang sama, kecambah di tempat gelap tumbuh lebih cepat tetapi tidak normal. Pertumbuhan yang amat cepat di dalam gelap ini disebut etiolasi. Pot kiri adalah perkecambahan normal, sedangkan sebelah kanan perkecambahan yang mengalami etiolasi Pada tumbuhan terdapat pigmen yang disebut fitokrom, yang berfungsi mengontrol pertumbuhan dan perkembangan kloroplas, sintesis klorofil, pembentukan hormon tumbuhan misalnya giberelin, dan pengaturan posisi daun terhadap sinar matahari. Selain itu, fitokrom berpengaruh juga terhadap fotoperiodisme, yaitu pengaruh lamanya pengaruh pencahayaan terhadap pertumbuhan dan pembentukan bunga. Berdasarkan panjang dan intensitas penyinaran, tumbuhan dikelompokkan menjadi 3 jenis, yaitu Tumbuhan berhari pendek shortday plant Berbunga dan berbuah bila periode penyinaran lebih pendek daripada periode kritis. Contohnya strawberry, dahlia, aster, dan krisatinum. Tumbuhan berhari panjang longday plant berbunga dan berbuah bila periode penyinaran lebih panjang daripada periode kritis. Contohnya bayam selada, gandum, dan kentang. Tumbuhan netral dayneutral plant Tidak dipengaruhi oleh lamanya periode penyinaran. Contoh mawar, anyer, dan bunga matahari. 3. Suhu Secara umum, suhu akan berpengaruh terhadap kerja enzim. Bila suhu terlalu tinggi, enzim akan rusak, dan bila suhu terlalu rendah enzim menjadi tidak aktif. 4. Kelembaban atau kadar air Sampai pada batas-batas tertentu, makin tinggi kadar air, pertumbuhan akan makin cepat. Karena lebih banyak kadar air yang diserap dan lebih sedikit yang diuapkan, akan menyebabkan pembentangan sel-sel, dengan demikian sel-sel lebih cepat mencapai ukuran maksimalnya. b. Faktor dalam Selain faktor genetik, yang termasuk faktor-faktor dalam adalah hormon-hormon yang terlibat dalam pertumbuhan tanaman. Hormon merupakan substansi yang dihasilkan oleh tumbuhan, biasanya dalam jumlah yang sangat sedikit yang berfungsi secara fisiologis mengendalikan arah dan kecepatan tumbuh bagian-bagian dari tumbuhan. Berikut ini adalah macam-macam hormon pada tumbuhan beserta fungsinya Auksin Auksin dibentuk oleh ujung batang dan ujung akar. Auksin yang dihasilkan oleh ujung batang akan mendominasi pertumbuhan batang utama, sehingga pertumbuhan cabang relatif sedikit. Keadaan ini dikenal dengan istilah dominansi apikal apical dominance. Dengan memotong ujung batang, dominansi apikal akan hilang, sehingga pertumbuhan cabang-cabang batang berjalan dengan baik. Auksin dapat terurai bila terkena cahaya. Bila suatu koleoptil dikenai cahaya dari samping, maka bagian koleoptil yang terkena cahaya auksinnya akan terurai sehingga pertumbuhannya lebih lambat daripada bagian koleoptil yang tidak terkena cahaya. Akibatnya koleoptil akan tumbuh membelok ke arah datangnya sinar. Giberelin Hormon ini berfungsi mengatur pemanjangan batang ruas batang, juga pertumbuhan pucuk dan pembentukan buah. Secara umum fungsi giberelin adalah untuk merangsang pertumbuhan meraksasa dan terbentuknya buah tanpa biji partenokarpi. Sitokinin Hormon tumbuhan ini mempengaruhi pertumbuhan, pengaturan pembelahan sel, dan pemanjangan sel. Konsentrasi sitokinin dan auksin yang seimbang merupakan hal yang sangat penting dalam pertumbuhan tanaman. Sitokinin sendiri tampaknya mempunyai peranan dalam memperpanjang usia jaringan. Asam Absisat = dormin Asam absisat ditemukan pada umbi-umbian dan biji-biji yang dorman, beberapa jenis buah-buahan, daun, dan jaringan tumbuhan lain. Secara fungsi asam absisat adalah mempercepat penuaan daun, merangsang pengguguran daun, dan memperpanjang masa dormansi menghambat perkecambahan biji. Gas etilen Buah yang sudah tua menghasilkan gas etilen yang dianggap sebagai hormon yang dapat mempercepat pemasakan buah yang masih mentah. Gas etilen meningkatkan respirasi sehingga buah yang asalnya keras dan masam, menjadi empuk dan berasa manis. Kalin Kalin adalah hormon yang merangsang pembentukan organ tubuh. Berdasarkan organ yang dibentuknya, kalin dibedakan atas Kaulokalin merangsang pembentukan batang Rhyzokalin merangsang pembentukan akar. Sekarang telah diketahui bahwa rhyzokalin identik dengan vitamin B1 thiamin Filokalin merangsang pembentukan daun Antokalin merangsang pembentukan bunga Asam traumalin Batang atau akar tumbuhan dapat mengalami luka. Tumbuhan memiliki kemampuan untuk memperbaiki bagian yang luka, disebut daya restitusi atau regenerasi. Peristiwa ini terjadi dengan bantuan hormon luka atau kambium luka atau asam traumalin. Lukaluka yang terjadi dapat tertutup kembali dengan membentuk jaringan kalus dan jaringan yang rusak dapat diganti dengan yang baru. Bahkan dari luka pada bagian tertentu dari tubuh tumbuhan dapat tumbuh tunas baru. Sudah Dibaca 20,320
Web server is down Error code 521 2023-06-16 090601 UTC What happened? The web server is not returning a connection. As a result, the web page is not displaying. What can I do? If you are a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you are the owner of this website Contact your hosting provider letting them know your web server is not responding. Additional troubleshooting information. Cloudflare Ray ID 7d81e4f8dc260e3b • Your IP • Performance & security by Cloudflare
Berikut merupakan soal dan pembahasan UN Biologi Materi Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan. Materi ini disampaikan pada kelas XII Duabelas semester ganjil. Selamat Belajar. 1. Perhatikan tabel pemberian pupuk pada tanaman hias di bawah ini! Pertumbuhan daun terbanyak apabila diberi pupuk … a. kandang b. urea c. NPK d. NPK dan pupuk kandang e. tanpa pupuk Jawab D Pembahasan Pertumbuhan pada tanaman dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kelembapan, pH tanah, cahaya, suhu, nutrisi, dan air. Berdasarkan tabel, perbedaan nutrisi dalam bentuk pupuk yang diberikan pada tanaman hias berpengaruh terhadap jumlah daun. Pertumbuhan daun terbanyak terjadi pada tanaman hias yang diberikan pupuk NPK dan pupuk kandang. Hal ini disebabkan karena pupuk NPK dan pupuk kandang mengandung mineral yang dibutuhkan tumbuhan dalam jumlah banyak makromineral seperti nitrogen, posfor, dan kalium. 2. Perhatikan tabel hasil pengamatan pertumbuhan batang dan bunga pada tanaman cabe berikut ini Perlakuan Pertumbuhan batang dan bunga Bulan I Bulan II Bulan III Pemberian pupuk Urea pupuk N 50 cm belum berbunga 100 cm belum berbunga 150 cm mulai berbunga Pemberian pupuk Posfat pupuk P 30 cm belum berbunga 60 cm belum berbunga 80 cm mulai berbunga Pemberian pupuk NPK pupuk N, P, K 50 cm belum berbunga 100 cm sudah berbunga 100 cm mulai berbuah Berdasarkan tabel tersebut dapat disimpulkan … A. unsur N mempercepat pertumbuhan batang dan bunga B. unsur P mempercepat pertumbuhan batang dan bunga. C. unsur K mempercepat pertubuhan batang dan bunga. D. unsur N mempercepat pertumbuhan batang. E. unsur K mempercepat pertumbuhan batang. Jawab C Pembahasan Berdasarkan data, pemberian pupuk N memacu pertumbuhan batang. Pemberian pupuk P tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan pembungaan. Pemberian pupuk K menunjukkan peningkatan kecepatan pembungaan. Kesimpulannya, pupuk N berperan memacu pertumbuhan batang. 3. Seorang siswa melakuka percobaan dengan menggunakan biji kacang hijau yang ditumbuhkan pada kapas dengan perlakuan sebagai berikut A. kapas kering, B. kapas basah, C. kapas basah ditambah 5 cc asam cuka encer. Hasil dapat segera terlihat pada perlakuan C. Tujuan dilakukan ketiga perlakuan tersebut adalah untuk mengetahui … A. kacang hijau dapat hidup di tempat yang kering maupun basah B. pengaruh pH lingkungan pada pertumbuhan C. adaptasi biji terhadap kondisi yang berbeda D. pH lingkungan cocok bagi kacang hijau E. media yang tepat untuk tanaman kacang hijau Jawab A Pembahasan Pertumbuhan pada tanaman dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kelembapan, pH tanah, cahaya, suhu, nutrisi, dan air. pH berpengaruh terhadap metabolisme tumbuhan dan tumbuhan memerlukan pH optimum untuk mengatur kerja enzim pertumbuhan. 4. Perhatikan calon organ yang ada pada promeristem biji kacang dan jagung! 1 Plumula 2 Radikula 3 Endosperma 4 Kaulikulus 5 Kotiledon Suatu embrio tumbuhan yang akan menjadi bakal batang dan akar secara berurutan adalah … a. 1 dan 2 b. 1 dan 4 c. 2 dan 4 d. 4 dan 2 e. 5 dan 3 Jawab D Pembahasan Kecambah atau embrio merupakan bakal tumbuhan yang belum memiliki organ-organ yang sejati. Pada awal pertumbuhan dan perkembangan, organ akar berasal dari bakal akar radikula, organ batang berasal dari bakal batang kaulikulus, dan organ daun berasal dari bakal daun plumula. 5. Biji kacang hijau direndam dalam air selam 2 jam, lalu dipindahkan dalam wadah tertutup. Beberapa hari kemudian biji mengalami perkecambahan. Air pada perkecambahan tersebut berfungsi untuk … A. merangsang kerja auksin B. mengaktifkan hormon sitokinin C. menguraikan amilum dalam biji D. menyerap zat makanan dalam biji E. merangsang metabolisme embrio dalam biji untuk tumbuh Jawab E Pembahasan Proses perkecambahan membutuhkan tiga faktor, yakni air, oksigen, dan suhu. Air berperan untuk merangsang metabolisme embrio dalam biji untuk tumbuh. 6. Pertumbuhan tanaman dan perkembangannya yang hidup di tempat terang dan tempat gelap adalah... A. di tempat yang gelap tanaman tumbuh lebih cepat dan kondisinya sehat B. di tempat yang gelap akan tumbuh lebih cepat dan kondisinya tidak sehat C. di tempat yang gelap akan tumbuh lebih lambat dan kondisinya sehat D. di tempat yang gelap akan tumbuh lebih lambat dan kondisinya tidak sehat E. kecepatannya sama, tetapi di tempat gelap tidak sehat Jawab B Pembahasan Pertumbuhan tumbuhan di tempat yang gelap akan lebih cepat dibandingkan dengan tumbuhan yang tumbuh di tempat terang. Hal ini dikarenakan faktor hormon auksin. Hormon auksin berfungsi dalam pertumbuhan, yaitu dalam pemanjangan batang. Hormon auksin kerjanya akan terhambat jika terkena cahaya matahari karena hormon ini akan terurai. Oleh sebab itu, tumbuhan yang tumbuh di tempat gelap akan lebih cepat pertumbuhannya karena hormon auksin kerjanya tidak terhambat, namun kondisi tanaman yang tumbuh di tempat gelap tidak sehat karena tidak dapat melakukan fotosintesis dengan baik. 7. Seorang siswa melakukan pengamatan pertumbuhan suatu tanaman hias. Media tanaman tersebut diberi pupuk A, pupuk B, dan pupuk C. selama 21 hari dilakukan pengukuran tinggi tanaman, jumlah bunga, dan kecerahan warna bunga. Hasil pengamatan ditampilkan pada tabel berikut. Media tanaman diberi pupuk Tinggi tanaman cm Jumlah bunga Warna bunga A 75 10 Cerah B 90 25 Sangat cerah C 50 5 Kurang cerah Yang menjadi variabel bebas dari penelitian tersebut adalah … A. macam-macam pupuk B. kelembapan media tanam C. kecerahan warna bunga D. tinggi tanaman E. jumlah bunga Jawab A Pembahasan Variabel bebas adalah variabel yang mempengaruhi variabel terikat atau dengan kata lain variabel yang nilainua dapat diubah dapat dimanipulasi. Berdasarkan data, macam-macam pupuk yang digunakan berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah bunga dan warna daun. Oleh karena itu, variabel bebas pada penelitian tersebut adalah macam-macam pupuk. 8. Perhatikan data percobaan pertumbuhan berikut! No Keadaan cahaya Pertumbuhan tinggi pada hari ke … cm 1 2 3 4 5 1 Gelap 1,3 1,3 3,9 5,3 5,3 2 Remang-remang 0,9 0,9 2,0 2,2 2,2 3 Terang 0,3 0,3 1,2 1,4 1,4 Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa cahaya … A. menghambat pertumbuhan tanaman B. mempercepat pertumbuhan tanaman C. tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan D. menghambat pada kondisi terang, tetapi tidak berpengaruh pada kondisi gelap dan remang-remang E. pada kondisi remang-remang dan gelap menyebabkan tumbuhan cepat tumbuh, tetapi pada kondisi terang tidak berpengaruh Jawab A Pembahasan Pertumbuhan pada tanaman dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain kelembapan, pH tanah, cahaya, suhu, dan air. Berdasarkan tabel disimpulkan bahwa pertumbuhan yang diletakkan di tempat terang lebih lambat dibandingkan dengan pertumbuhan di tempat gelap atau remang-remang. Hal ini disebabkan karena hormon auksin hormon pertumbuhan akan terurai jika terkena cahaya. Oleh karena itu cahaya disebut sebagai faktor yang menghambat pertumbuhan tanaman. 9. Perhatikan tabel hasil pengamatan pengaruh suhu terhadap kecepatan pertumbuhan biji kacang! Hari ke- Panjang mm 5⁰C 15⁰C 30⁰C 1 1 1 1 2 1 3 5 3 1 5 10 4 2 7 25 5 3 12 49 Berdasarkan tabel hasil percobaan tersebut, pernyataan yang sesuai adalah... a. Kecambah pada suhu 5⁰C tidak dapat bertahan hidup b. Mulai hari ke-5 proses perkecambahan pada 5⁰C terhenti c. Suhu tidak mempengaruhi perkecambahan d. Pertumbuhan kecambah pada suhu 30⁰C lebih cepat daripada 15⁰C e. Suhu 30⁰C optimum untuk proses perkecambahan Jawab E Pembahasan Tanaman membutuhkan suhu optimum agar dapat tumbuh dengan baik. Berdasarkan tabel, pada suhu 30⁰C pertumbuhan kecambah lebih baik dibandingkan pertumbuhan pada suhu 5⁰C dan 15⁰C. oleh karena itu, suhu 30⁰C merupakan suhu optimum pada pertumbuhan tersebut. 10. Dalam percobaan pertumbuhan, seorang siswa memilih ruusan masalah “Apakah kelembapan berpengaruh terhadap pertumbuhan kacang hijau?” Tanaman I ditanam di dalam kardus dan atasnya ditutup dengan menggunakan kain kasa yang diberi lubang 2 cm dan ditempatkan di teras, tiap pagi tanaman I disemprot 1 botol air. Tanaman II ditanam di dalam kardus yang atasnya ditutup kain kasa dengan lubang kasa 2 cm dan ditempatkan di teras yang sama, tiap pagi tanaman II disemprot 3 botol air. Berdasarkan perlakuan di atas, alasan penyemprotan air dengan jumlah berbeda bertujuan untuk … A. memberi intensitas sinar yang berbeda B. memberi kelembapan yang berbeda C. mengatur penyerapa air oleh tanaman D. menjaga kandungan air dalam tanah E. menjaga kelembapan karena penutupan kasa Jawab B Pembahasan Kelembapan memengaruhi proses transpirasi tumbuhan. Pada penelitian yang dilakukan, penyemprotan air dengan kadar yang berbeda bertujuan untuk memberikan kelembapan yang berbeda selama percobaan. Kelembapan yang tinggi akan mempercepat transpirasi tumbuhan melalui stomata sehingga akan menghambat pertumbuhan, sedangkan kelembapan rendah akan mengurangi jumlah air yang dikeluarkan oleh tumbuhan transpirasi melalui stomata. 11. Perhatikan tabel hasil panen tanaman singkong berikut! Hasil panen singkong kg Diberi pupuk kandang Diberi pupuk NPK Tidak diberi pupuk 12,5 15,7 4,4 Hubungan yang tepat antara pupuk dan hasil panen, dari tabel tersebut adalah … A. Peningkatan hasil panen tidak dipengaruhi pupuk B. Pupuk kandang berpengaruh paling baik terhadap hasil panen singkong C. Penggunaan pupuk kandang sama baik dengan pupuk NPK D. Pemberian pupuk tidak memengaruhi hasil panen E. Pemberian pupuk NPK berpengaruh lebih baik terhadap hasil panen daripada pupuk kandang Jawab E Pembahasan Jenis pupuk berpengaruh terhadap perbedaan kandungan unsur atau nutrisi yang dikandung di dalamnya. Berdasarkan tabel, hasil panen tanaman singkong terbanyak adalah pada tanaman yang diberikan pupuk NPK. Pupuk NPK adalah pupuk yang mengandung Nitrogen, Posfor, dan Kalium yang merupakan unsur makroelemen makromineral pada tumbuhan. Makromineral merupakan mineral yang dibutuhkan dalam jumlah yang banyak untuk pertumbuhan 12. Untuk membuat kecambah kacang hijau, biji kacang hijau terlebih dahulu direndam dalam air, kemudian diletakkan ke dalam wadah tertutup. Penutupan wadah berguna untuk terjadinya perkecambahan diperlukan … A. air dan cahaya B. air dan suhu hangat C. cahaya dan mineral D. mineral dan nutrisi E. suhu hangat dan nutrisi Jawab B Pembahasan Cukup jelas. 13. Cahaya matahari menghambat pertumbuhan pada kecambah tumbuhan. Untuk membuktikan hipotesis tersebut, dilakukan beberapa rancangan percobaan di dalam 4 empat yang masing-masing berisi 1 Kapas kering dan biji di tempat terang 2 Kapas kering dan biji di tempat gelap 3 Kapas basah dan biji di tempat gelap 4 Kapas basah dan biji di tempat terang Percobaan manakah yang dapat membuktikan hipotesis tersebut? A. 1 dan 2 B. 1 dan 3 C. 2 dan 3 D. 2 dan 4 E. 3 dan 4 Jawab E Pembahasan Penggunaan kapas basah dilakukan karena pada perkecambahan dibutuhkan air untuk merangsang metabolisme embrio biji. Jika diletakkan pada kapas kering, biji tidak akan tumbuh menjadi kecambah. Peletakkan kecambah di tempat terang dan gelap merupakan cara untuk membuktikan bahwa cahaya berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman. 14. Siswa kelas XII SMA melakukan penelitian berkaitan dengan pupuk urea dengan hasil pengamatan berikut Kesimpulan yang tepat untuk hasil penelitian di atas adalah … A. tinggi tanaman bayam dikendalikan oleh pupuk urea B. tinggi tanaman bayam paling optimal, pada hari ke-12 C. pupuk urea sangat baik untuk pertumbuhan tanaman D. peningkatan konsentrasi pupuk berpengaruh terhadap pertumbuhan bayam E. makin lama waktu tanam terdapat variasi tinggi tanaman bayam Jawab D Pembahasan Pertumbuhan pada tanaman dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kelembapan, pH tanah, cahaya, suhu, nutrisi, dan air. Nutrisi dalam bentuk pupuk diberikan untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman karena pupuk mengandung berbagai mineral yang dibutuhkan oleh tanaman. Berdasarkan tabel, peningkatan konsentrasi pupuk berpengaruh terhadap pertumbuhan bayam. 15. Pertumbuhan membesar pada batang tumbuhan dikenal dengan istilah … A. promeristem B. meristem sekunder C. meristem primer D. meristem tersier E. diferensiasi dan spesialisasi Jawab B Pembahasan Pertumbuhan pada batang tumbuhan dipengaruhi oleh 3 jenis meristem, yaitu meristem apikal yang terletak di ujung batang menyebabkan pertumbuhan memanjang atau primer, meristem lateral yang terletak sejajar dengan organ menyebabkan pertumbuhan membesar atau sekunder, dan meristem interkalar yang terletak di ruas-ruas batang tanaman menyebabkan pertumbuhan memanjang. KLIK DISINI Materi Pertumbuhan dan Perkembangan yang selalu muncul di Ujian Nasional Biologi. Kunjungi juga untuk mengunduh Naskah Soal USBN dan UN Semua Mata Pelajaran
Pertumbuhan membesar pada batang tumbuhan dikenal dengan istilah a. promeristem b. meristem sekunder c. meristem primer d. meristem tersier e. siferensiasi dan spesialisasi Pertumbuhan membesar pada batang tumbuhan dikenal dengan istilah meristem sekunder BPembahasanPertumbuhan pada batang tumbuhan dipengaruhi oleh 3 jenis meristem, yaitu meristem apikal yang terletak di ujung batang menyebabkan pertumbuhan memanjang atau primer, meristem lateral yang terletak sejajar dengan organ menyebabkan pertumbuhan membesar atau sekunder, dan meristem interkalar yang terletak di ruas-ruas batang tanaman menyebabkan pertumbuhan memanjang.Meristem sekunder contohnya adalah kambium. Kambium yang menyebabkan suatu tumbuhan bertambah besar. hal ini bisa dilihat ketika seseorang yang menebang pohon kemudian mendapati lingkaran tahunan, hal tersebut merupakan bukti dari adanya kegiatan lebih lanjutPerkecambahan jawabanKelas 11Mapel BiologiBab perkembangan tumbuhanKode 4Kata Kunci perkembangan tumbuhan, meristem
pertumbuhan membesar pada batang tumbuhan dikenal dengan istilah